Fri. Apr 23rd, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Anak Demam Usai Imunisasi, Haruskah Langsung ke Dokter?

2 min read

Meski di masa pandemi, imunisasi tetap harus dilakukan agar anak bisa terlindungi dari penyakit berbahaya dan menular.

Terlebih bayi baru lahir hingga usia 18 bulan, mereka wajib menjalani imunisasi sesuai jadwal.

Nah, yang jadi masalah kebanyakan orangtua, bayi sering kali demam usai diberikan vaksin.

Lalu, orangtua langsung panik dan membawanya ke dokter. Padahal tidak harus seperti itu.

Ilustrasi bayi diimunisasi. (Shutterstock)
Ilustrasi Anak Demem Usai Imunisasi, Haruskah Langsung ke Dokter?. (Shutterstock)

Dokter Spesialis Anak, dr. Attila Dewanti, Sp.A(K) mengatakan demam yang terjadi mungkin disebabkan reaksi dari vaksinasi, mengingat demam adalah cara tubuh melindungi diri dari kehadiran benda asing.

“Nah, kalau demam cuman anget-anget aja nggak usah khawatir di rumah cukup berikan banyak minum saja tidak perlu pakai obat dulu, banyak minum aja,” kata dr. Attila dalam diskusi Instagram Live @kenapaharusvaksin, Jumat (5/6/2020).

Air diberikan pada anak yang sudah lewat 6 bulan, dan sudah tahap MPASI.

Tapi untuk anak yang masih di bawah 6 bulan, maka cukup oleh ibu diberikan ASI yang cukup, maka dengan sendirinya demam akan turun.

Ia melanjutkan, kasusnya akan beda jika anak mengalami demam tinggi, “Kalau panas tinggi juga nggak usah khawatir, berikan aja nama generiknya paracetamol, ada bentuknya segala macam nama di luar sana beli aja pokoknya di rumah tuh harus punya persiapan parasetamol,” terangnya.

Sedangkan untuk dosis, orangtua bisa memberikan pada anak 10 miligram per kilogram berat badan anak.

“Misalnya anak beratnya 10 kilogram jadi gampang, 10 dikali 10 miligram, jadi 100 miligram, berarti 1 cc satu paket,” jelasnya.

Gejala demam tinggi pertama kali juga bisa jadi pembelajaran, sehingga di bulan berikutnya kata dr. Attila orang tua bisa memberikan paracetamol sebelum anak disuntik vaksin.

“Bulan depan nggak usah takut, tetep aja vaksin sesuai jadwal, tetapi untuk mencegah supaya nggak demam tinggi (hanya untuk demam tinggi), boleh sebelum vaksin diberikan paracetamol lagi sebelum berangkat ke dokter itu nggak papa,” tutupnya.