Fri. Apr 23rd, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Dengar Isu KLB Bakal Digelar di Bali, PD Bali Siap Lawan

2 min read

 

Desakan kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat dari kubu lawan Agus Harimurti Yudhoyono mengemuka. Partai Demokrat Bali mendengar isu KLB bakal digelar di Bali dan mereka siap melawan.

“Sehubungan dengan diembuskannya isu bahwa KLB ilegal Partai Demokrat akan digelar di Bali, kami kader Demokrat se-Bali menyatakan bahwa kegiatan KLB tersebut kami pastikan ilegal. Menolak dengan tegas digelarnya KLB ilegal tersebut di Bali,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta dalam keterangannya, Senin (1/3/2021).

Made meminta polisi dan pihak berwenang lainnya tidak memberikan izin KLB karena menurutnya agenda itu tidak akan memenuhi unsur kepemilikan suara sah sesuai AD/ART Partai Demokrat hasil kongres V pada 15 Maret 2020. Jika KLB tetap digelar, Demokrat Bali menyatakan tak akan berdiam diri saja.

“Bila dipaksakan, maka kami tidak akan tinggal diam dan izinkan kami untuk bergerak menegakkan Swadharma Kami kepada Partai Demokrat. Mari bersama kita jaga kesucian dan kedamaian Pulau Bali dari perbuatan yang bertentangan dengan Dharma,” jelas Made.

Pernyataan Made ini diikuti 9 ketua DPC Partai Demokrat Bali, yakni DPC Kabupaten Badung, DPC Denpasar, DPC Tabanan, DPC Jembrana, DPC Buleleng, DPC Bangli, DPC Karangasem, DPC Klungkung, dan DPC Gianyar.

“Saya Irfan Suryanagara Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat beserta seluruh jajaran pimpinan pengurus dan partisipan Partai Demokrat di Jawa Barat, dengan ini saya mengingatkan atas nama seluruh kader Demokrat Jawa barat kepada oknum-oknum Gerakan Pengambilalihan Kekuasaan Partai Demokrat (GPK PD) jangan coba-coba mengadakan KLB di wilayah Jawa Barat, jangan coba-coba merusak Partai Demokrat apalagi mengadakan sesuatu di wilayah Jawa Barat,” ucap Irfan dalam keterangannya kepada wartawan.Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat Irfan Suryanagara juga bakal mencegah KLB terhadap Agus Harimurti Yudhoyono diselenggarakan di wilayahnya. Jika KLB tetap dilakukan, Irfan akan mendatangi dan membubarkannya.

“Kami siap mendatangi Anda, kami siap berdiskusi, kami siap lebih dari itu jika Anda melakukan hal ini di tanah Jawa Barat,” jelas Irfan.

Irfan menyebut kader yang telah keluar dari Partai Demokrat agar fokus di partai yang diikutinya saja. Dia mewanti-wanti pihak-pihak tersebut untuk tidak mengganggu Partai Demokrat.

“Ingat, kalau memang Anda sudah di partai lain ya kerjakan saja di partai lain, kalau Anda tidak setuju nanti ada forumnya untuk tidak setuju, tapi kalau Anda melakukan hal ini, ini Anda akan melakukan kerusakan-kerusakan di Partai Demokrat. Kami tidak mau 1.300 kader kami tidak bisa mencaleg karena Anda, kami tidak mau 20-40 kader kami tidak bisa ikut pilkada nanti, kami tidak mau aspirasi rakyat Jawa Barat tidak bisa disalurkan melalui Partai Demokrat,” ucap Irfan.

Baca juga !