Thu. Mar 4th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Ide ’55-45′ Amien Rais Ditepis, PAN: Jangan Hanya Dimaknai Bagi-bagi Kursi

2 min read

Jakarta – Ide Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais soal pembagian porsi 55-45 terkait rekonsiliasi Joko Widodo dan Prabowo Subianto ditepis sejumlah parpol. PAN menghargai pihak yang tak setuju dengan ide Amien.

“Itu adalah usulan ideal. Usulan itu disampaikan terkait dengan wacana rekonsiliasi yang digaungkan belakangan ini. Sebagai usulan, tentu tidak salah jika dipertimbangkan oleh berbagai pihak. Usulan itu tentu tidak mudah dipahami dan disepakati. Pasti akan menjadi wacana dan diskursus. Tidak tertutup kemungkinan ada pro dan kontra. Sebagai sebuah wacana, silahkan hal itu didiskusikan,” kata Wasekjen PAN Saleh Daulay kepada wartawan Minggu (21/7/2019).

Saleh mengatakan ide pembagian porsi 55-45 itu sebaiknya tak dimaknai sebagai politik bagi-bagi kursi saja. Ada yang lebih substansif menurut Saleh yaitu pembagian tanggung jawab untuk pembangunan bangsa.

“Soal komposisi 55:45 tersebut, sebaiknya tidak hanya dimaknai sebagai bagi-bagi kursi kekuasaan. Tetapi, bisa juga dimaknai sebagai pembagian tanggung jawab untuk merealisasikan pembangunan. Dengan begitu, tanggung jawab untuk membangun bangsa ini menjadi tanggung jawab semua. Kalau itu pemaknaannya, berarti rekonsiliasinya menjadi substantif. Yang dibicarakan bukan lagi siapa dan dapat apa. Tetapi, siapa yang pas untuk mengerjakan apa. Dan itu bisa melibatkan semua kalangan dari kedua belah pihak,” tuturnya.

Terlepas dari itu, Saleh menghormati parpol yang tetap berkomitmen untuk menjadi oposisi. Namun, kata Saleh, pernyataan tersebut jangan bertolakbelakang dengan manuver politik di belakang layar.

“Asal jangan ngomong mau oposisi, tetapi belakangan malah mengambil posisi untuk bergabung. Itu namanya tidak konsisten. Tidak baik kalau ada nuansa bermain di wilayah abu-abu. Kalau mau gabung, ya tegas aja gabung. Sebaliknya, kalau mau menjadi oposisi atau penyeimbang, ya disampaikan apa adanya saja,” ujar dia.

Pendapat senada disampaikan anggota Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo. Dia menyesalkan sejumlah pihak fokus pada pembagian porsi 55-45.

“Semua yang disampaikan pak Amien itu satu kesatuan. Tapi sayangnya beberapa kalangan terlalu fokus pada rekonsiliasi platform dan rekonsiliasi dukungan yang 55:45 itu. Padahal pak Amien sendiri mengatakan, hal itu sepertinya tidak mungkin. Kalau mungkin, ya Alhamdulillah,” ujar Dradjad secara terpisah.

Baca juga !