Sat. Apr 17th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Iran Serukan Identifikasi Pelaku Serangan Roket Kedubes AS di Irak

2 min read

Teheran –

Otoritas Iran meminta Irak untuk mengidentifikasi para pelaku serangan roket ke kedutaan Amerika Serikat dan sasaran Barat lainnya di negara itu. Iran juga menyebut serangan itu dimaksudkan untuk merusak hubungan Iran-Irak.

“Kami menggarisbawahi perlunya pemerintah Irak mengidentifikasi para pelaku insiden-insiden ini,” kata Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif setelah pembicaraan di Teheran dengan mitranya dari Irak Fuad Hussein, seperti dilansir AFP, Minggu (28/2/2021).

Pada Senin (22/2) serangan roket menghantam zona dengan keamanan tinggi di Baghdad, Irak, yang menjadi lokasi Kedutaan Besar AS. Serangan itu adalah serangan ketiga dalam seminggu terakhir, yang menargetkan misi diplomatik, militer atau komersial negara Barat di berbagai wilayah Irak.

“Serangan dan insiden baru-baru ini … dapat dirancang untuk mengganggu hubungan Iran-Irak dan membuat tidak stabil” kata Zarif dalam sebuah pernyataan.

Pentagon membenarkan bahwa Presiden Joe Biden telah mengizinkan serangan itu dan digunakan sebagai tanggapan atas serangan baru-baru ini terhadap personel Amerika dan koalisi di Irak.Pertemuan antara Iran dan Irak terjadi setelah serangan balasan dilakukan Amerika Serikat pada Kamis malam (25/2) waktu setempat. AS membalas serangan ke Kedubes-nya dengan meluncurkan serangan udara ke fasilitas milik milisi pro-Iran di dekat perbatasan dengan Irak.

Pada Jumat (26/2) Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan bahwa pemerintah AS ingin membuat serangan balasan sebagai hal yang “sangat, sangat jelas – terutama untuk Iran – bahwa mereka tidak dapat bertindak dengan impunitas terhadap rakyat kami, mitra kami, kepentingan kami.”

Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab terhadap serangan di Baghdad itu. Sementara, intelijen AS menyebut faksi garis keras pro-Iran yang beroperasi di bawah perlindungan pasukan paramiliter Hashed al-Shaabi yang disponsori negara Irak harus bertanggung jawab.

Zarif mengutuk tindakan berbahaya AS dalam menyerang pasukan Irak di daerah perbatasan Irak dan Suriah. Ia menambahkan serangan udara itu ilegal dan melanggar kedaulatan kedua negara.

Irak, yang terdampak akibat perang dan pemberontakan selama beberapa dekade, telah menjadi medan pertempuran strategis bagi musuh bebuyutan Amerika Serikat dan Iran, keduanya sekutu Baghdad yang tetap berselisih tajam mengenai program nuklir Iran.

Serangan AS ke Suriah adalah tindakan militer pertamanya yang menargetkan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Iran sejak Biden menjabat lima minggu lalu. Serangan itu terjadi di tengah peningkatan ketegangan soal kesepakatan nuklir 2015 AS dengan Iran.

Baca juga !