Tue. May 11th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Ada RRQ Alberttt, Ini 5 Pro Player Paling Muda di MPL Indonesia Season 7

3 min read

Industri eSports sudah menjadi pilihan karir atau mata pencaharian bagi sebagian orang. Apalagi, eSports sudah diakui oleh pemerintah Indonesia dan masuk dalam salah satu cabang olahraga prestasi. Khususnya bagi generasi milenial, banyak anak muda yang berharap bisa menjadi pro player, salah satunya untuk game eSports Mobile Legends yang memiliki kompetisi resmi di kancah nasional dan internasional.

Makanya, scene kompetitif MPL Indonesia saat ini dihuni oleh sebagian besar pemain muda dan baru berusia belasan tahun. Perlu diketahui, kompetisi yang digelar Moonton ini memiliki batasan usia minimal 16 tahun.

Berikut ini adalah 5 pro player paling muda yang sudah berkiprah di MPL Indonesia Season 7. Siapa saja mereka?
5 Pemain Termuda di MPL 7 1. Ferciix – EVOS Legend Rekor pemain termuda di MPL Indonesia Season 7 saat ini dipegang oleh Ferxiic. Pro player yang memiliki nama asli Ferdyansyah itu masih berusia 16 tahun ketika mendapat kesempatan promosi ke skuat EVOS Legend. PERTAMA KALI MAIN MOBILE LEGEND! 00:41/17:22 Ferxiic awalnya hanya bermain untuk EVOS Icon di kompetisi kasta kedua, MDL ID S3. Kala itu, Ferxiic menjadi pemain kunci dan juga belum pernah merasakan kekalahan.  Seiring dengan keputusan Wannn untuk rehat dari scene kompetitif, pelatih harus bergerak cepat mencari jungler berkualitas. Maka, Ferxiic langsung ditarik ke tim senior meski ia saat ini masih berusia 16 tahun. 2. Alberttt – RRQ Hoshi Sama seperti Ferxiic, Albert Nielsen Iskandar alias Alberttt juga merupakan pemain muda dengan posisi jungler yang dipromosikan dari skuat RRQ Sena menuju RRQ Hoshi. Bedanya, Alberttt sudah dipromosikan sejak MPL ID Season 6 lalu, ketika masih berusia 16 tahun. Ia diproyeksikan untuk menjadi penerus Xinn, pemegang role Marksman yang tak tergantikan di kubu RRQ Hoshi. Meski sempat jatuh bangun, namun Albert akhirnya dinobatkan sebagai MVP di final MPL ID Season 6, membekuk tim kuat Alter Ego dan menyelamatkan tim dari kekalahan. Albert juga sudah mengantongi jam terbang di level internasional, dan membawa RRQ Hoshi meraih peringkat ketiga tim Mobile Legends terkuat di dunia, saat ia menjajal Mobile Legends World Championship 2021. 3. Sanz – ONIC Esports Tak jauh berbeda dengan Alberttt, Gilang alias Sanz juga merupakan pemain muda yang bersinar di ajang MDL ID Season 1. Kala itu, ia berhasil membawa Victim Esports keluar sebagai juara pertama. Padahal, Sanz masih berusia 16 tahun saat ia memperkuat Victim Esports. Sebagai role Marksman, ONIC Esports lalu berinvestasi dan menebus Sanz dengan cukup mahal. Hasilnya, Sanz tampil apik di sepanjang gelaran MPL Indonesia Season 6, dan kini juga tidak tergantikan di MPL ID Season 7. Tak jarang, pro player 18 tahun itu juga menyabet gelar Most Valuable Player. Baca Juga Hasil MPL ID Season 7: Menang 2-0, RRQ Hoshi Putus Rekor Genflix Aerowolf Baca Juga Resmi! Pemain Legendaris RRQ dan Aerowolf jadi Pelatih Alter Ego 4. Celiboy – Alter Ego Eldin Rahadian Putra adalah sosok pemuda yang menggunakan nickname Celiboy sejak MPL Indonesia Season 4 lalu. Kala itu, ia sempat ditawari main di tim RRQ, namun akhirnya memilih berlabuh ke Alter Ego. Meski akhirnya RRQ Hoshi finis di peringkat kedua MPL ID Season 4, namun Celiboy juga tidak menyesal dengan pilihannya dan bisa membawa Alter Ego melaju ke putaran final, lalu finis di posisi ketiga klasemen akhir. Padahal, saat itu Celiboy masih berusia 16 tahun, dan sempat meninggalkan sekolah formal demi mengejar karir di dunia eSports. Prestasi di MPL ID Season 4 membuatnya dijuluki sebagai Celiboy The Miracle Boy. Dahaga itu pun tuntas saat Celiboy berhasil membawa Alter Ego menjuarai kompetisi internasional, MPL Invitational 2020 lalu. Ia juga membawa tim finis di posisi keempat Mobile Legends World Championship 2021. 5. Drian – ONIC Esports Di antara para pemain termuda MPL ID S7, respek untuk Adriand Larsen Wong alias Drian yang sudah meniti karir bersama ONIC Esports sejak tahun 2018 lalu. Pemuda asal Pontianak itu merantau sejak usia 16 tahun. Drian mendulang banyak trofi bersama ONIC Esports, mulai dari juara MPL ID Season 3, juara pertama Mobile Legends South East Asia Championship 2019, dan treble winner di ajang Piala Presiden Esports 2019 lalu. ADVERTISEMENT Drian juga masuk dalam skuat Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2019. Kini memasuki usia 18 tahun, Drian masih menjadi andalan ONIC Esports dan belum tergantikan di MPL ID Season 7.

Baca juga !