Sat. May 28th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Anies Atur Kriteria Masker, PDIP: Lebih Baik Terlambat Daripada Tidak

2 min read

Jakarta –

PDI Perjuangan DKI Jakarta menilai Gubernur Anies Baswedan terlambat mengeluarkan kriteria penggunaan masker. Namun PDIP meminta masyarakat mematuhi aturan itu guna mencegah penularan virus Corona (COVID-19).

“Soal terlambat, iya terlambat banget, karena ketentuan atau standar masker dalam pencegahan COVID-19 itu sudah diatur. Namun lebih baik terlambat daripada tidak. Ini dalam rangka memberi penyadaran kepada masyarakat Ibu Kota agar mematuhi ketentuan penggunaan masker,” kata ketua F-PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

Gembong berharap masyarakat menaati aturan penggunaan masker itu. Ketaatan tersebut bertujuan menekan angka penularan Corona di Ibu Kota.

“Dengan penggunaan masker standar pencegahan COVID-19, termasuk mekanisme penggunaannya, kita berharap dapat menurunkan angka penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta,” tutu Gembong.

Selain itu, Gembong meminta masyarakat disiplin dengan protokol kesehatan. Pemprov DKI kata Gembong harus mengawasi protokol kesehatan itu.

“Kedisiplinan semua elemen warga Ibu Kota terhadap penerapan protokol kesehatan, dan pengawasan yang ketat dari Pemprov DKI, menjadi kunci penurunan penyebaran COVID-19 di Ibu Kota,” kata dia.

Anies Baswedan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan COVID-19. Dalam pergub tersebut, ada aturan standardisasi masker bedah dan masker kain.

Anies mengatakan tidak semua masker yang ada dapat melindungi dari COVID-19. Sebab, partikel virus yang lebih kecil dari debu perlu memiliki perlindungan masker yang lebih rapat.

“Tidak semua masker itu melindungi dari COVID. Partikel virus yang sangat kecil perlu perlindungan masker yang lebih rapat daripada perlindungan dari partikel debu di udara, misalnya. Maka masker sekadar untuk naik motor ya beda dengan masker untuk melindungi dari virus,” ujar Anies saat dihubungi detikcom melalui aplikasi pesan singkat, Selasa (12/1/2021).

“Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan standar mengenai masker kain dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 8914:2020 Tekstil-masker dari kain. Penetapan SNI masker kain berdasarkan Keputusan Kepala BSN Nomor 407/KEP/BSN/9/2020,” katanya.

Baca juga !