Wed. Jul 28th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Danny Protes Kemenkes Tetapkan Makassar Zona Oranye: Tak Penuhi Kriteria!

2 min read

Makassar –

Wali Kota Makassar Ramdhan ‘Danny’ Pomanto komplain wilayahnya dikategorikan sebagai zona oranye pandemi COVID-19 berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Danny menilai Makassar sudah tidak memenuhi kriteria zona oranye COVID-19 karena angka penyebaran Corona yang rendah.

“Makassar memang kemarin kita itu masih zona oranye, walaupun saya sendiri sudah komplain, karena posisi-posisi Makassar itu tidak pada kriteria zona oranye,” kata Danny saat ditemui di kediamannya di Makassar, Kamis (24/6/2021).

Danny lalu mengungkap penyebab Makassar tidak lagi layak disebut zona oranye COVID-19.

“Makassar hari ini, walaupun masuk zona oranye, syarat-syarat zona oranye tidak memenuhi syarat. Karena zona oranye itu tiga rumah di antara lima rumah ditemukan COVID-19,” ujarnya.

Namun Danny mengaku tidak terlalu mempermasalahkan wilayah Makassar yang masih dikategorikan zona oranye pandemi COVID-19. Sebab, kategori zona oranye membuatnya bekerja lebih hati-hati dalam menangani COVID-19.

“Bagi saya, saya selalu berpandangan positif bahwa itu adalah bahagian daripada kita kerja ekstrahati-hati. Oranye itu adalah peringatan bagi kita walaupun kriterianya tidak seperti itu, karena kriteria oranye ada dan kita tidak memenuhi kriteria itu. Tapi bagi kami tidak masalah itu bahagian dari kehati-hatian kami untuk menjaga COVID-19,” tegasnya.

Dimintai konfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Makassar dr Andi Hadijah Iriani mengatakan zona oranye COVID-19 wilayahnya ditetapkan Kemenkes berdasarkan data yang dikirim.

“Terdata dari Dinkes, Dinkes langsung ke pusat, itu sistem sidak langsung ke pusat. Karena dia menggunakan peralatan pusat. Jadi data terkirim by sistem dan di situ dilihat,” paparnya.

Untuk diketahui, hingga Rabu (23/6) kasus COVID-19 yang terkonfirmasi aktif di Kota Makassar sebanyak 493 orang, di mana 198 pasien dengan gejala dan 295 pasien dengan kategori orang tanpa gejala.

Sementara itu kasus kumulatif COVID-19 tercatat sebanyak 30.845 orang, dengan 29.807 orang atau 96,6 persen dinyatakan sembuh, 545 atau 1,8 persen meninggal dunia, dan 493 masih terkonfirmasi aktif terjangkit COVID.

Baca juga !