Sat. May 28th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Travel Corridor Arrangement Bali Dipersiapkan, Fokus Tetap Domestik

2 min read

Jakarta –

Program travel corridor arrangement (TCA) atau mendatangkan turis asing untuk Bali terus dimatangkan hingga kini. Namun, pemerintah akan tetap fokus menggarap potensi wisatawan domestik.

Lebih lanjut, proses kedatangan turis asing juga masih dalam penggodokan. Lockdown dan pembatasan berbagai negara untuk melindungi warganya memang jadi kendala utama TCA Bali.

“Untuk target dan metode kedatangan wisatawan mancanegara apakah menggunakan pesawat charter atau penerbangan konvensional sampai saat ini masih kita kaji terlebih dahulu sehingga kita bisa mempersiapkan menyambut kedatangan wisatawan dari keempat negara yang ikut serta menyusun TCA ini,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam temu wartawan mingguan, Senin (7/6/2021).

“Karena seperti yang saya paparkan dalam raker dengan komisi X beberapa waktu lalu, kita belum bisa mengandalkan kedatangan wisatawan mancanegara hingga 2024 mendatang,” ujar Sandi.

“Untuk akhir 2021 misalnya, kita memproyeksikan kunjungan wisman hanya sekitar 1,53 juta kunjungan saja sehingga kita akan memfokuskan diri mengembangkan potensi wisatawan nusantara di tahun ini,” dia menambahkan.

“Meski demikian, kita tetap harus berkolaborasi, beradaptasi dalam mempersiapkan kedatangan wisman melalui metode TCA ini,” kata dia lagi.

Sementara itu untuk syarat travel corridor arrangement Bali, selain hasil tes PCR dan bukti sudah divaksinasi, wisatawan tersebut harus mematuhi aturan untuk beraktivitas di dalam zona hijau atau green zone yang telah ditentukan seperti Sanur, Ubud, dan Nusa Dua di Bali serta di Batam dan Bintan, Kepulauan Riau.

“Untuk menyambut Wisman ke Bali sendiri saat nanti diperbolehkan dibuka, proses penyiapan masih terus kami lakukan dengan melihat perkembangan data-data yang ada. Kami ingin pembukaan TCA benar-benar dilakukan dengan persiapan yang matang, meski Presiden menargetkan TCA dapat dilakukan di bulan Juli,” ujar Sandi.

“Untuk itu Kemenparekraf mendorong masyarakat untuk lebih giat lagi dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai salah satu pilar dalam menekan penyebaran Covid-19. Di samping itu pemerintah juga terus mendorong pelaksanaan vaksinasi yang diperkuat,” dia menegaskan.

Baca juga !